Hola minna-san(everyone)~~ Apa kabar? Baik kan? Hohoho~
Pada entri kali ini saya akan membahas tentang___VISUAL KEI!
Oke, buat yang baru pertama kali denger kata ini pasti ngedengernya asing yak? Makanya, mari kita kenalan dengan yang namanya ‘visual kei’ XD Nyok capcus!!
Visual Kei (ヴィジュアル系 -dibaca: bijuaru kei-) merupakan penggabungan dari kata ‘Visual’ (bahasa Inggris) dan ‘Kei’(bahasa Jepang) yang artinya “gaya”.Visual Kei ini merupakan sebuah komunitas dari Jepang. Kalo di London,Inggris ada Punk, nah kalo di Jepang ada Visual Kei gitu (^-^)/
Visual Kei mengacu pada sebuah gerakan di kalangan musisi Jepang yang populer di sekitar tahun 1990-an. Biasanya, ditandai dengan band yang anggotanya menggunakan kostum dramatis, penggunaan eksentrik, kadang-kadang terlihat flamboyant(semarak); melibatkan gaya rambut yang mencolok, make-up yang tidak biasa dan kostum yang rumit, sodara-sodara~ (-0-‘’)
Tapi gak selalu sih, dan ditambah dengan eksetika androgini [waktu saya cek di google translate,androgini itu artinya ‘berkelamin dua’ xD *plakduakjderr*]. Mungkin karena anggota band-nya sering ber-make up dan memakai pakaian yang feminim alias kewanitaan a.k.a kaya perempuan. Yah, meskipun sebagian besar musisi adalah laki-laki gak ada salahnya toh? Namanya juga gaya :P
Untuk fans/penggemar Visual Kei, hampir sebagian besar terdiri dari gadis remaja *termasuk saya! //plak* dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise(barang dagangan) band itu sendiri [contohnya : poster, aksesoris, kaos, dll].
Di Negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri. Daya tarik kostum pada fans ditunjukkan oleh para gadis yang berpakaian cosplay sebagai anggota band favorit mereka, secara terpisah pada konser di Jepang, di Amerika dan pada acara-acara anime(anime=animasi Jepang^^).
Pada gaya visual, Band visual kei disebut sebagai yang paling utama atau yang peling penting. Mereka tidak mengacu pada jenis musik tertentu; itulah yang membuat aliran musik band visual kei begitu unik~~~
Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock, seperti Luna Sea, Dir en Grey, the GazettE, Duel’le Quartz, Plastic Tree*pohon plastic?*, musik gothic dan neoclassic seperti Versailles, Malice Mizer, Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D’espairs Ray dan Phantasmagoria, light rock dan pop seperti L’Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal dan balland seperti X Japan, Loudness, Buck-Tick, Sex Machine Gun, selain itu music industrial, punk, dan techno kadang-kadang juga masuk ke dalamnya. Dengan mengambil genre(aliran) dalam arti yang luas, sebagian besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock~ [note: band visual kei itu banyak loh, gak cuman yang di atas doang,hehe]
Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock, seperti Luna Sea, Dir en Grey, the GazettE, Duel’le Quartz, Plastic Tree
Menurut Wikipedia, pengamat barat sering kali kebingungan dalam membedakan Visual Kei Band dengan Band Gothic *kalo bingung pegangan tiang Pak! :v //ditabok//* karena kadang-kadang penampilannya yang mirip dalam bermake up dan berpakaian. Tetapi sebagian gothic Jepang tidak bisa memasukkan visual kei menjadi gothic, dan di sana ada persilangan budaya kecil antara Visual Kei Jepang dengan Gothic Jepang di luar model gothic Lolita, yang mana dipengaruhi oleh subbudaya gothic(??)
Secara luas gerakan visual kei ini dimulai oleh X Japan pada tahun 1980-an, yang mengangkat tren dari pemanfaatan visual shock untuk memperoleh pengakuan dalam kancah musik independen. Wow! Hebat!! (^0^)
~ SEJARAH VISUAL KEI~
Visual Kei bermula saat Jepang mengalami perubahan besar-besaran usai Perang Dunia II (silahkan buka buku sejarah sekolah kalau ingin jelasnya xD) Singkatnya dari saya, waktu PD II itu 2 kota terpenting di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom oleh sekutu *bukan semonyet, atau semacan**dilempar kolor ama readers*. Jadi bisa dibayangkan betapa susahnya pada zaman itu di Jepang, sementara di Indonesia Pak Soekarno mengumumkan proklamasi~ Hooray~ \(>o<)/ *halah!! Beda suasana!!*
Well, kembali lagi ke Jepang~
Saat itu ada suatu komunitas yang ‘terbuang’ dari masyarakat. Komunitas ini berbicara melalui mulut, tulisan, bahkan juga lewat penampilan. Komunitas ini mayoritas teridiri atas kaum adam yang tampil mengenakan berbagai macam aksesoris dan berdandan maupun berperilaku layaknya perempuan(meskipun gitu mereka normal loh-__-).
Lewat apa yang mereka pakai, mereka berbicara tentang segala hal. Mulai dari politik, segala under pressure, hingga masalah-masalah psikologis.Seiring dengan perubahan zaman, komunitas ini perlahan-lahan mengalami ‘’mati suri’’. Hal ini dikarenakan banyak orang Jepang yang lebih memilih bunuh diri untuk menyelesaikan masalah, daripada tenggelam dalam penderitaannya sendiri.
Aduuh~ jangan bunuh diri dong sayang~ semua masalah pasti ada solusinya. Keep spirit lah! :’)
Meskipun begitu,readers sekalian tidak usah khawatir! Soalnya musisi-musisi Jepang yang mengagumkan sekarang sudah kembali menghidupkan Visual Kei!! Jadi mari kita sambut subkultur Jepang yang satu ini dengan penuh suka cita! Aye aye,Kapten!! ^0^
*ala lagu openingnya spongebob*
*ala lagu openingnya spongebob*
~BONUS(?) PIC FOR VK(Visual Kei)~
Thanks for reading!! (^0^)/~~
Maaf kalau banyak ke-gaje-an dalam artikel di atas XDDa
Maaf kalau banyak ke-gaje-an dalam artikel di atas XDDa
---
Credit @ Wikipedia
Last.fm
Last.fm





Tidak ada komentar:
Posting Komentar