Kai (the GazettE) Langkah dari
lima orang
The
GazettE telah merilis album baru yang dinantikan sejak lama “DIVISION” pada
hari yang sama persoalan ini telah diumumkan pada tanggal 29 Agustus. Perayaan
tahun kesepuluh mereka sejak pembentukan mereka, meskipun itu diluncurkan
sebagai sebuah produksi yang mengejutkan, jalan seperti apa yang Kai lalui
sampai sekarang?
Kapan
mereka berada di situasi yang genting, bagaimana ia mengatasi mereka, dan
bagaimana mereka telah melanjutkan untuk perrubahan besar yang lebih baik. Kai
telah menyelidiki masa depan the GazettE saat meninjau ulang ini dari sudut
pandangnya.
[Profile] Lahir
pada 28 Oktober. Golongan darah B. Menjadi anggota the GazettE pada Februari
2003, yang terbentuk tahun 2002.Member lain adalah Ruki (Vo.), Uruha (Gt.), Aoi
(Gt.), Reita (B.). Merilis album baru mereka “DIVISION” pada 29 Agustus. Limited
edition disusun dari sebuah CD dan DVD bernama FRAGMENT [VEIN] dan FRAGMENT
[ARTERY]. Live tour mereka “GROAN OF DIPLOSOMIA 01” bermula di Yokosuka Fine
Arts Arena pada 8 Oktober (Senin) (penjualan tiket dimulai pada 8 September).
--Tahun ini adalah tahun the GazettE yang ke-10, dan
ini telah menjadi tahun ke-9 sejak Anda menjadi anggota. Saat Anda pertama kali
menjadi anggota the GazettE, apakah Anda mengira akan menjadi salah satunya
setelah sekian lama?
Kai : Aku tidak
pernah memikirkannya. Ada banyak sekali hal yang harus aku lakukan berada tepat
di depanku, jadi aku difokuskan untuk menyelesaikan mereka. Tidak ada waktu
memikirkannya, dan sebelum aku mengetahuinya, aku telah datang di sepanjang
jalan di sini.
--Aku mengerti bahwa Anda memiliki sebuah sikap yang
pandai saat di berbagai situasi. Walau aku yakin pasti banyak hal yang telah
terjadi di sepuluh tahun itu, apakah ada hal lain yang Anda lihat kembali dan
meninggalkan sebuah kesan?
Kai : Meskipun
ada suatu hal yang bisa aku tertawakan sekarang, ada waktu saat band jatuh di
situasi genting. Tentu saja itu saat-saat yang akan meninggalkan sesuatu di
ingatanku.
--Eh? Ini cukup mengejutkan bahwa the GazettE
memiliki pengalaman seperti itu.
Kai : Ya, kami
melakukannya waktu itu. Sumbernya adalah pendapat anggota band yang berlawanan.
Ini berlaku pada untuk semua anggota band; kapanpun kami memperdebatkan
pendapat kami, kami tidak mundur.Bahkan jika itu diselesaikan, hasilnya adalah
kedua pihak tidak akan menyerah. Alih-alih salah satu dari mereka menyerah dan
menyelasaikan argument damai, itu lebih seperti menenangkan mereka tanpa
menyerah (LOL).
Perselisihan kami didalam band biasanya seperti itu. Ada banyak contoh di mana kedua argumen terdengar saat melihat pada sengketa di pinggir lapangan. Kau juga menyadari bahwa kelompok yang lain tidak salah. Namun tidak pernah melakukan jarak dari topik yang sempit, dan tidak pernah melakukan satu sisi kembali dengan “Ok, aku mengerti”. Ada banyak waktu di mana situasinya benar-benar buruk.
Perselisihan kami didalam band biasanya seperti itu. Ada banyak contoh di mana kedua argumen terdengar saat melihat pada sengketa di pinggir lapangan. Kau juga menyadari bahwa kelompok yang lain tidak salah. Namun tidak pernah melakukan jarak dari topik yang sempit, dan tidak pernah melakukan satu sisi kembali dengan “Ok, aku mengerti”. Ada banyak waktu di mana situasinya benar-benar buruk.
--Dan apa yang Anda lakukan selama situasi seperti
itu?
Kai : Terkadang
kami mendiskusikan masalah itu dalam beberapa waktu dan itu terselesaikan, ada
juga waktu saat kami tidak bisa melakukan apapun tentang hal itu. Itu adalah
saat kami memiliki tiga kelompok menyarankan sesuatu dengan “Lalu, bagaimana
dengan ini?” , atau menemukan sebuah jalan yang memuaskan kedua pihak bersama.
Itulah bagaimana kami menguasai hal-hal ini. Tapi karena tidak ada seorang pun
yang mau mengalah, tidak ada perasaan sedih yang tertinggal. Juga, pada
akhirnya, kamu semua mencintai band. Ini adalah bagian dari kami, jadi itu
benar. Jika kami menjadi kehilangan perasaan dari melengkapinya, kami tidak
memiliki apapun untuk membantu kami. Namun tidak peduli apa yang terjadi,
perasaan ingin untuk melanjutkan band anda di dalam semua orang, jadi tidak ada
penghancuran yang pernah terjadi.
--Ini mengatakan pada kita bahwa semua anggota
menghormati satu sama lain dan menerima anggota yang lain. Anda pernah
berpikir, “Aku marah, tapi apa yang dia katakana benar” atau Anda tidak dapat
melanjutkannya?
Kai : Itu
benar. Juga, kita harus memiliki nilai-nilai dasar yang sama, atau itu tidak
akan menjadi kenyataan. Aku merasa seperti band telah diberkati dengan itu.
--Juga, kau dapat mengatakan pendapat-pendapat yang
membuktikan bahwa band sehat. Terutama karena ada band lain yang tidak mau
repot-repot untuk menghadapi anggota lain.
Kai : Tidak ada
kasus seperti itu di the GazettE. Kami sangat terbuka satu sama lain, dan kami
benar-benar menyatakan pendapat kami sendiri. Tapi sebagai gantinya kami tidak
pernah mau kalah (LOL). Dan dalam hal apapun aku adalah seorang yang selalu
berhasil (LOL)
--Tidak, aku pikir bahwa Anda sangat membantu* keberadaan adalah hal yang terbesar untuk band.
Kai : Aku heran
jika itu benar. Aku tidak mengeti diriku sendiri (LOL). Kapanpun aku mencoba
mengerti pandangan lawanku, aku hampir selalu berpikir satu atau dua langkah di
depan dari perkiraanku. Karena itu, aku dapat mengerti apa yang ia katakana,
atau aku dapat menanggapinya dengan sebuah ide seperti “Nah, kalau seperti itu,
itu akan lebih seperti ini” dan bukannya mundur, aku pikir “Aku mengerti
sekarang”. Jadi daripada memberi, aku menerima pendapat lawanku.
--Anda dapat mengatakan bahwa itu pendirian dari
sosok sorang pemimpin yang unik. Bukannya menarik band dengan sebuah lengan
yang kuat, Anda adalah tipe yang akan membuat keselarasan di dalam band.
Kai : Aku
diberi tahu begitu oleh banyak orang. Meskipun aku tidak tahu tentang itu
sendiri (LOL). Nah, the GazettE akab baik-baik saja dengan seorang leader
seprtiku. Sekarang ini datang ke titik di mana kami tidak akan percaya jika
seseorang mengundurkan diri dari band dan kami melanjutkan seperti “Lalu kami
akan menjadi the GazettE dengan empat anggota ini?” atau hanya menerima “the
GazettE akan menjadi empat orang” tidak seperti kita. Jika seseorang pergi,
lalu the GazettE akan melakukannya demi kebaikan. Karena kami semua memahami
itu, aku tidak berpikir kami akan melakukan apapun dengan gegabah.
--Aku benar-benar ingin Anda terus melanjutkannya
sampai 15 tahun dan bahkan 20 tahun. Di sisi lain, apakah ada saat yang Anda
ingat di mana Anda berpikir “Baiklah! Semenjak pembentukan the GazettE?”
Kai : Itu
terjadi berkali-kali. Meski aku tidak ingat pertama kali kami merasakan itu
(LOL). Sesuatu seperti mendapat reaksi dari fans saat aku mengubah gaya
bermainku meninggalkan sebuah kesan. Juga, saat kami memutuskan untuk memiliki
penampilan pertama kami di Budokan, kami merasa seperti itu saat para anggota,
perusahaan, produser , dan semua orang
yang terlibat setuju untuk itu,dan berpikir “Baiklah! Ketika kami berada
dalam kondisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan itu. Ada banyak, sekarang aku
melihat kembali.
-- Ini juga termasuk Budokan, tapi the GazettE
selalu mencari sebuah tantangan. Itu sendiri terasa seperti lebih besar
daripada perasaan bahagia yang Anda dapat saat Anda mencapai sesuatu.
Kai : Itu
benar. Hanya saja, pendekatan yang dikembangkan dari dukungan yang besar dari
perusahaan. Karena, di setiap tingkat pada awalnya kami semua “Kita tidak bisa
melakukanya, kita tidak bisa melakukannya”. Yang diubah adalah live pertama
kami di Shibuya AX. Saat kami diberi tahu bahwa kami akan pergi tampil di AX,
kami pikir “Kenapa kami dibawa ke tempat seperti itu tiba-tiba?” Tapi AX live
itu sukses. Itu mungkin saat kami terinspirasi (LOL). Shibuya AX menjadi
kesempatan kami dan kami menyadari kesenangan dari tantangan. Setelah itu dan
sampai live Budokan, kami mengalami lebih dan lebih bergairah. Meskipun
perasaan itu telah berubah sedikit sejak saat itu, nyatanya kami melanjutkan
tujuan yang lebih tinggi masih belum berubah.
-- Dengan melanjutkan tantangan dirimu sendiri,
kira-kira kapan Anda dengan pasti merasakan sebuah respon?
Kai : Apa yang
kau maksud dengan sebuah respon?
--Saat the GazettE merasakan mereka akhirnya menjadi
level yang kalian inginkan menjadi waktu kalian pertama kali memulainya
Kai : …Aku
belum pernah memikirkannya sebelumnya, jadi ini sulit. Tapi, aku mungkin
merasakannya sedikit saat kami membuat “TOXIC”
--Eh? Apakah itu baru-baru ini?
Kai : Itu
secara pribadi. Karena, dengan mendengarkan suara yang kami produksi, aku
merasa bahwa kami memiliki martabat dari sebuah band selama “TOXIC”. Bahkan
sampai sekarang, apa yang kami lakukan hanyalah bekerja. Seperti aku ingin
melakukan ini lagi, dan melakukan itu lebih.
Itu bisa saja pengaruh dari takdir, atau artian dari para insinyur,
namun saat semuanya datang bersamaan dengan baik dan “TOXIC” keluar dengan
sebuah BANG! Aku merasa bahwa keberadaan kami sebagai sebuah band benar-benar
ditunjukkan.
-- Ini sangat banyak seperti Anda merasakan sebuah
tanggapan dari suara Anda, daripada mengatakan “Baiklah!” pada sejumlah orang
yang menghadiri konser Anda
Kai : Tidak,
aku pikir itu berlaku untuk semua orang. Tentu saja anggota yang lain akan
merasa tanggapan yang berbeda, tapi kami semua sangat ketat dalam hal musik.
--Aku selalu merasakannya di interview. Anggota yang
lain benar-benar mengerjakan musiknya dengan serius
Kai : Ya,
semuanya sangat telaten*. Agar menjadi
lebih baik, kapanpun kami menemukan sebuah teknik yang belum pernah kami
gunakan sepenuhnya, kami pasti akan mencobanya. Karena kami tidak akan percaya
kecuali kami benar-benar melakukannya, mendengarkannya, dan merasakannya. Aku
pikir itulah mengapa kami membuat “TOXIC” seperti ini, bahwa aku merasakan
sebuah respon saat mendengarkannya.
--Apakah obsesi Anda dengan suara seperti itu di
awal hari Anda?
--Saat mendengarkan Anda berbicara, aku pikir bahwa
kalian semua berada di halaman yang sama akan dianggap sebagai ciri the
GazettE. Misalnya, bahkan jika salah seorang terobsesi dengan suaramu, jika
keempat yang lainnya berpikir “Serahkan saja pada para insinyur”, apakah Anda
berpikir akan menjadi sejauh itu?
Kai : Itu
benar. Tapi,aku adalah salah satu yang ditarik ke dalamnya. Ruki, Uruha, dan
Aoi adalah salah satu yang yang mulai terobsesi dengan suara pertama. Melihat
hal itu, satu bagian dariku merasakan “Aku tidak sebaik aku yang sekarang” Aku
merasakan bahwa dari pada mengambil inisiatif sendiri, aku sedang dipimpin oleh
semua orang.
--Namun, karena itu kalian semua merasakan hal yang
sama tentang kepentingan dan kesenangan pada suaramu
Kai : Ya. Saat
aku mulai tertarik pada suara kami, aku mulai melihat bagaimana pengetahuanku
mengenai drum sangat menyedihkan. Kapanpun aku pergi rekaman saat itu, aku
pikir pada tingkat ini, ini tidak bagus. Jadi aku mulai belajar banyak tentang
suara dari drum dan mulai mencari milikku sendiri. Pada awalnya ini terasa
seperti aku belajar, tapi aku mulai mengerti lebih dan lebih, itu menjadi lebih
menarik. Dalam hal itu, aku tidak merasakan kesan dipaksa untuk ada di level
yang sama dengan yang lain.
###
*Translation yang sebenarnya untuk kata , 潤滑油
(jyunnkatsuyu), adalah “minyak pelumas”, yang berarti itu adalah sesuatu untuk
membantu menjadi lebih lembut. Saya hanya menggunakan ‘membantu’. Saya minta
maaf untuk pilihan kata ini, tapi saya tidak bisa menemukan figure kata lain
yang lebih cocok (;A;)
[from English Translator ^^]
[from English Translator ^^]
*Di atas saya memilih kata ‘telaten’ untuk arti kata
‘stoic’ yang sebenarnya artinya ‘sangat tabah’. Kalau saya pajang kata itu di
sana, nanti jadinya masa ‘semuanya (mengerjakan musik) dengan sangat tabah’ ._.
kan aneh //plak
kan aneh //plak
Jadi maaf kalau banyak kata yang gaje ya di atas pemirsah XDD
###
Information by MMHV @ FB
English
Translation by Yuma-Tama
@Livejournal [link]
Indonesian
Translation by Sakura Malachan
[Me]
Please give me CREDIT if you using or repost it!
