Kamis, 20 Juni 2013

[Indonesian Translation] Rock and Read Interview Vol. 43 ~Kai~



Kai (the GazettE) Langkah dari lima orang



The GazettE telah merilis album baru yang dinantikan sejak lama “DIVISION” pada hari yang sama persoalan ini telah diumumkan pada tanggal 29 Agustus. Perayaan tahun kesepuluh mereka sejak pembentukan mereka, meskipun itu diluncurkan sebagai sebuah produksi yang mengejutkan, jalan seperti apa yang Kai lalui sampai sekarang?

Kapan mereka berada di situasi yang genting, bagaimana ia mengatasi mereka, dan bagaimana mereka telah melanjutkan untuk perrubahan besar yang lebih baik. Kai telah menyelidiki masa depan the GazettE saat meninjau ulang ini dari sudut pandangnya.


[Profile] Lahir pada 28 Oktober. Golongan darah B. Menjadi anggota the GazettE pada Februari 2003, yang terbentuk tahun 2002.Member lain adalah Ruki (Vo.), Uruha (Gt.), Aoi (Gt.), Reita (B.). Merilis album baru mereka “DIVISION” pada 29 Agustus. Limited edition disusun dari sebuah CD dan DVD bernama FRAGMENT [VEIN] dan FRAGMENT [ARTERY]. Live tour mereka “GROAN OF DIPLOSOMIA 01” bermula di Yokosuka Fine Arts Arena pada 8 Oktober (Senin) (penjualan tiket dimulai pada 8 September).


--Tahun ini adalah tahun the GazettE yang ke-10, dan ini telah menjadi tahun ke-9 sejak Anda menjadi anggota. Saat Anda pertama kali menjadi anggota the GazettE, apakah Anda mengira akan menjadi salah satunya setelah sekian lama?

Kai : Aku tidak pernah memikirkannya. Ada banyak sekali hal yang harus aku lakukan berada tepat di depanku, jadi aku difokuskan untuk menyelesaikan mereka. Tidak ada waktu memikirkannya, dan sebelum aku mengetahuinya, aku telah datang di sepanjang jalan di sini.


--Aku mengerti bahwa Anda memiliki sebuah sikap yang pandai saat di berbagai situasi. Walau aku yakin pasti banyak hal yang telah terjadi di sepuluh tahun itu, apakah ada hal lain yang Anda lihat kembali dan meninggalkan sebuah kesan?

Kai : Meskipun ada suatu hal yang bisa aku tertawakan sekarang, ada waktu saat band jatuh di situasi genting. Tentu saja itu saat-saat yang akan meninggalkan sesuatu di ingatanku.



--Eh? Ini cukup mengejutkan bahwa the GazettE memiliki pengalaman seperti itu.
Kai : Ya, kami melakukannya waktu itu. Sumbernya adalah pendapat anggota band yang berlawanan. Ini berlaku pada untuk semua anggota band; kapanpun kami memperdebatkan pendapat kami, kami tidak mundur.Bahkan jika itu diselesaikan, hasilnya adalah kedua pihak tidak akan menyerah. Alih-alih salah satu dari mereka menyerah dan menyelasaikan argument damai, itu lebih seperti menenangkan mereka tanpa menyerah (LOL).  
Perselisihan kami didalam band biasanya seperti itu. Ada banyak contoh di mana kedua argumen terdengar saat melihat pada sengketa di pinggir lapangan. Kau juga menyadari bahwa kelompok yang lain tidak salah. Namun tidak pernah melakukan jarak dari topik yang sempit, dan tidak pernah melakukan satu sisi kembali dengan “Ok, aku mengerti”. Ada banyak waktu di mana situasinya benar-benar buruk.


--Dan apa yang Anda lakukan selama situasi seperti itu?

Kai : Terkadang kami mendiskusikan masalah itu dalam beberapa waktu dan itu terselesaikan, ada juga waktu saat kami tidak bisa melakukan apapun tentang hal itu. Itu adalah saat kami memiliki tiga kelompok menyarankan sesuatu dengan “Lalu, bagaimana dengan ini?” , atau menemukan sebuah jalan yang memuaskan kedua pihak bersama. Itulah bagaimana kami menguasai hal-hal ini. Tapi karena tidak ada seorang pun yang mau mengalah, tidak ada perasaan sedih yang tertinggal. Juga, pada akhirnya, kamu semua mencintai band. Ini adalah bagian dari kami, jadi itu benar. Jika kami menjadi kehilangan perasaan dari melengkapinya, kami tidak memiliki apapun untuk membantu kami. Namun tidak peduli apa yang terjadi, perasaan ingin untuk melanjutkan band anda di dalam semua orang, jadi tidak ada penghancuran yang pernah terjadi.


--Ini mengatakan pada kita bahwa semua anggota menghormati satu sama lain dan menerima anggota yang lain. Anda pernah berpikir, “Aku marah, tapi apa yang dia katakana benar” atau Anda tidak dapat melanjutkannya?

Kai : Itu benar. Juga, kita harus memiliki nilai-nilai dasar yang sama, atau itu tidak akan menjadi kenyataan. Aku merasa seperti band telah diberkati dengan itu.



--Juga, kau dapat mengatakan pendapat-pendapat yang membuktikan bahwa band sehat. Terutama karena ada band lain yang tidak mau repot-repot untuk menghadapi anggota lain.

Kai : Tidak ada kasus seperti itu di the GazettE. Kami sangat terbuka satu sama lain, dan kami benar-benar menyatakan pendapat kami sendiri. Tapi sebagai gantinya kami tidak pernah mau kalah (LOL). Dan dalam hal apapun aku adalah seorang yang selalu berhasil (LOL)


--Tidak, aku pikir bahwa Anda sangat membantu* keberadaan adalah hal yang terbesar untuk band.

Kai : Aku heran jika itu benar. Aku tidak mengeti diriku sendiri (LOL). Kapanpun aku mencoba mengerti pandangan lawanku, aku hampir selalu berpikir satu atau dua langkah di depan dari perkiraanku. Karena itu, aku dapat mengerti apa yang ia katakana, atau aku dapat menanggapinya dengan sebuah ide seperti “Nah, kalau seperti itu, itu akan lebih seperti ini” dan bukannya mundur, aku pikir “Aku mengerti sekarang”. Jadi daripada memberi, aku menerima pendapat lawanku.


--Anda dapat mengatakan bahwa itu pendirian dari sosok sorang pemimpin yang unik. Bukannya menarik band dengan sebuah lengan yang kuat, Anda adalah tipe yang akan membuat keselarasan di dalam band.

Kai : Aku diberi tahu begitu oleh banyak orang. Meskipun aku tidak tahu tentang itu sendiri (LOL). Nah, the GazettE akab baik-baik saja dengan seorang leader seprtiku. Sekarang ini datang ke titik di mana kami tidak akan percaya jika seseorang mengundurkan diri dari band dan kami melanjutkan seperti “Lalu kami akan menjadi the GazettE dengan empat anggota ini?” atau hanya menerima “the GazettE akan menjadi empat orang” tidak seperti kita. Jika seseorang pergi, lalu the GazettE akan melakukannya demi kebaikan. Karena kami semua memahami itu, aku tidak berpikir kami akan melakukan apapun dengan gegabah.  


--Aku benar-benar ingin Anda terus melanjutkannya sampai 15 tahun dan bahkan 20 tahun. Di sisi lain, apakah ada saat yang Anda ingat di mana Anda berpikir “Baiklah! Semenjak pembentukan the GazettE?”


Kai : Itu terjadi berkali-kali. Meski aku tidak ingat pertama kali kami merasakan itu (LOL). Sesuatu seperti mendapat reaksi dari fans saat aku mengubah gaya bermainku meninggalkan sebuah kesan. Juga, saat kami memutuskan untuk memiliki penampilan pertama kami di Budokan, kami merasa seperti itu saat para anggota, perusahaan, produser , dan semua orang  yang terlibat setuju untuk itu,dan berpikir “Baiklah! Ketika kami berada dalam kondisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan itu. Ada banyak, sekarang aku melihat kembali.


-- Ini juga termasuk Budokan, tapi the GazettE selalu mencari sebuah tantangan. Itu sendiri terasa seperti lebih besar daripada perasaan bahagia yang Anda dapat saat Anda mencapai sesuatu.

Kai : Itu benar. Hanya saja, pendekatan yang dikembangkan dari dukungan yang besar dari perusahaan. Karena, di setiap tingkat pada awalnya kami semua “Kita tidak bisa melakukanya, kita tidak bisa melakukannya”. Yang diubah adalah live pertama kami di Shibuya AX. Saat kami diberi tahu bahwa kami akan pergi tampil di AX, kami pikir “Kenapa kami dibawa ke tempat seperti itu tiba-tiba?” Tapi AX live itu sukses. Itu mungkin saat kami terinspirasi (LOL). Shibuya AX menjadi kesempatan kami dan kami menyadari kesenangan dari tantangan. Setelah itu dan sampai live Budokan, kami mengalami lebih dan lebih bergairah. Meskipun perasaan itu telah berubah sedikit sejak saat itu, nyatanya kami melanjutkan tujuan yang lebih tinggi masih belum berubah.


-- Dengan melanjutkan tantangan dirimu sendiri, kira-kira kapan Anda dengan pasti merasakan sebuah respon?

Kai : Apa yang kau maksud dengan sebuah respon?


--Saat the GazettE merasakan mereka akhirnya menjadi level yang kalian inginkan menjadi waktu kalian pertama kali memulainya

Kai : …Aku belum pernah memikirkannya sebelumnya, jadi ini sulit. Tapi, aku mungkin merasakannya sedikit saat kami membuat “TOXIC”


--Eh? Apakah itu baru-baru ini? 


Kai : Itu secara pribadi. Karena, dengan mendengarkan suara yang kami produksi, aku merasa bahwa kami memiliki martabat dari sebuah band selama “TOXIC”. Bahkan sampai sekarang, apa yang kami lakukan hanyalah bekerja. Seperti aku ingin melakukan ini lagi, dan melakukan itu lebih.  Itu bisa saja pengaruh dari takdir, atau artian dari para insinyur, namun saat semuanya datang bersamaan dengan baik dan “TOXIC” keluar dengan sebuah BANG! Aku merasa bahwa keberadaan kami sebagai sebuah band benar-benar ditunjukkan.


-- Ini sangat banyak seperti Anda merasakan sebuah tanggapan dari suara Anda, daripada mengatakan “Baiklah!” pada sejumlah orang yang menghadiri konser Anda


Kai : Tidak, aku pikir itu berlaku untuk semua orang. Tentu saja anggota yang lain akan merasa tanggapan yang berbeda, tapi kami semua sangat ketat dalam hal musik.


--Aku selalu merasakannya di interview. Anggota yang lain benar-benar mengerjakan musiknya dengan serius

Kai : Ya, semuanya sangat telaten*. Agar menjadi lebih baik, kapanpun kami menemukan sebuah teknik yang belum pernah kami gunakan sepenuhnya, kami pasti akan mencobanya. Karena kami tidak akan percaya kecuali kami benar-benar melakukannya, mendengarkannya, dan merasakannya. Aku pikir itulah mengapa kami membuat “TOXIC” seperti ini, bahwa aku merasakan sebuah respon saat mendengarkannya.


--Apakah obsesi Anda dengan suara seperti itu di awal hari Anda?

Kai : Tidak, tidak ada apa-apa yang seperti itu dari awal. Aku bertanya-tanya saat kami mulai melakukannya… Ada satu waktu saat kami melakukan sebuah rekaman yang buruk sekali dan itu adalah sebuah kegagalan besar. Sampai saat itu, kami tidak tahu apa pemrosesan awal itu (LOL). Kau lihat, saat kau melakukan sebuah rekaman, itu tidak hanya berhenti di sana. Kami tidak tahu bahwa di sana ada pekerjaan yang harus dilakukan sebelum melakukan rekaman  untuk memastikan bahwa produk itu bagus.Kami mengetahui pemrosesan awal itu dari mendengarkan percakapan band-band senior (LOL). Jadi, supaya kami tidak mengulang apa yang telah kami lakukan dengan rekaman gagal itu, kami setuju untuk memulai pemrosesan awal lagu-lagu kami. Kami akan membuat kesempurnaan bentuk lagu yang akan kami rekam sebelum memulai rekaman. Dari situlah kami mulai berubah, apakah itu lagu atau aransemen, kami mulai terobsesi lebih untuk suara dan berlaku untuk permainan kami juga.


--Saat mendengarkan Anda berbicara, aku pikir bahwa kalian semua berada di halaman yang sama akan dianggap sebagai ciri the GazettE. Misalnya, bahkan jika salah seorang terobsesi dengan suaramu, jika keempat yang lainnya berpikir “Serahkan saja pada para insinyur”, apakah Anda berpikir akan menjadi sejauh itu?

Kai : Itu benar. Tapi,aku adalah salah satu yang ditarik ke dalamnya. Ruki, Uruha, dan Aoi adalah salah satu yang yang mulai terobsesi dengan suara pertama. Melihat hal itu, satu bagian dariku merasakan “Aku tidak sebaik aku yang sekarang” Aku merasakan bahwa dari pada mengambil inisiatif sendiri, aku sedang dipimpin oleh semua orang.


--Namun, karena itu kalian semua merasakan hal yang sama tentang kepentingan dan kesenangan pada suaramu

Kai : Ya. Saat aku mulai tertarik pada suara kami, aku mulai melihat bagaimana pengetahuanku mengenai drum sangat menyedihkan. Kapanpun aku pergi rekaman saat itu, aku pikir pada tingkat ini, ini tidak bagus. Jadi aku mulai belajar banyak tentang suara dari drum dan mulai mencari milikku sendiri. Pada awalnya ini terasa seperti aku belajar, tapi aku mulai mengerti lebih dan lebih, itu menjadi lebih menarik. Dalam hal itu, aku tidak merasakan kesan dipaksa untuk ada di level yang sama dengan yang lain.



###

*Translation yang sebenarnya untuk kata , 潤滑油 (jyunnkatsuyu), adalah “minyak pelumas”, yang berarti itu adalah sesuatu untuk membantu menjadi lebih lembut. Saya hanya menggunakan ‘membantu’. Saya minta maaf untuk pilihan kata ini, tapi saya tidak bisa menemukan figure kata lain yang lebih cocok (;A;)
[from English Translator ^^]

*Di atas saya memilih kata ‘telaten’ untuk arti kata ‘stoic’ yang sebenarnya artinya ‘sangat tabah’. Kalau saya pajang kata itu di sana, nanti jadinya masa ‘semuanya (mengerjakan musik) dengan sangat tabah’ ._.
kan aneh //plak
Jadi maaf kalau banyak kata yang gaje ya di atas pemirsah XDD

###


Information by MMHV @ FB

English Translation by Yuma-Tama @Livejournal [link]

Indonesian Translation by Sakura Malachan [Me]

Please give me CREDIT if you using or repost it!